Selasa, 20 Maret 2012

golongan 1A dan golongan 7A

atom dalam unsur pereodik yang menepati golongan 1A dan 7A merupakan unsur yang mempunyai sifat yang sangat jauh berbeda bahkan berlawanan. golongan 1 A merupakan golongan yang mempunyai ke elektronegatifan yang lemeh tapi mempunyai keelektro positifan yang sangan tinggiu atau besar. golongan 1A juga sangat mudah bereaksi apabila direaksikan dengan air karena sifatnya yang eksplosif atau tidak setabil. sedangkan golongan 7A merupakan golongan non logam yang sangat elektronegatif sehingga golongan 7A lebih suka menangkap satu elektron.

contoh adl reaksi natrium (logam golongan IA) dg klorida (non logam golongan VIIA).

  • Natrium adl logam lunak berwarna keperakan (titik lebur 980C), dan klorida adl gas yg korosif pd suhu kamar berwarna hijau kekuning-kuningan.
  • Baik natrium maupun klorida dpt bereaksi dg air.
  • Perbedaan yg kontras adl bhw natrium klorida merupakan padatan berwarna putih (titik lebur 8010C) yg larut dlm air tanpa tjd reaksi dan hanya sedikit menyerap kalor.
  • Pada reaksi ini, atom Na kehilangan 1 elektron dan berbentuk ion Na+, yang mengandung hanya 10 elektron, jumlah elektronnya sama dg gas Ne.
  • Dikatakan bhw ion Na+ memiliki struktur elektron neon: Na+ se isoelektronik dengan Ne.
  • Sebaliknya, atom Cl mendptkan tambahan 1 elektron utk membentuk ion Cl-, yg mengandung 18 elektron, sesuai dengan jumlah elektron gas argon; Cl- se-isoelek-tronik dengan Ar.
  • dengan menggunakan formula dot Lewis;
  • Beberapa senyawa ionik. Searah jarum jam mulai dari kanan depan: NaCl berwarna putih; CuSO4.5H2O berwarna biru; NiCl2.6H2O berwarna hijau; K2Cr2O7 berwarna orange; CoCl2.6H2O berwarna merah. Masing-masing sebanyak 1 mol.
  • Perbedaan elektronegativitas terbe-sar tjd dari atom kiri paling bawah dg kanan atas, shg CsF (D[EN] = 3,2) lebih ionik dibandingkan LiI (D[EN] = 1,5).
  • Semua logam golongan IA (Li, Na, K, Rb, Cs) akan bereaksi dg unsur golongan VIIA (F, Cl, Br, I) membentuk senyawa ionik, dg formula umum yg sama, MX.
  • Semua ion yang dihasilkan, M+ dan X-, yang memiliki konfigurasi gas mulia. Kombinasi 5 logam alkali dengan 4 halogen menghasilkan 5 x 4 = 20 senyawa.
  • Energi yg dihubungkan dg gaya tarik antara ion positif dan negatif utk membentuk padatan ionik adl energi kisi kristal padatan.
  • Utk NaCl, energi ini -789 kJ/mol; yaitu satu mol padatan NaCl berenergi 789 kJ lebih rendah drpd satu mol ion Na+ dan satu mol ion Cl- yg terpisah.
  • Dpt jg dikatakan bhw diperlukan energi sebesar 789 kJ utk memisahkan satu mol padatan NaCl menjadi ion2 gas.
  • Spt senyawa ionik sederhana lainnya, NaCl memiliki keteraturan letak ion Na+dan Cl-.
  • Gaya yg digunakan utk ”memegang” semua partikel spy selalu ”bersama-sama” dlm padatan ionik adl sangat kuat.

Hal ini menjelaskan mengapa bahan semacam ini memiliki titik lebur dan titik didih yg sangat tinggi

golongan 1A dan golongan 7A merupakan golongan yang sangat menarik karena perbedaan keduanya yang sangan berbeda jaug baik wujud atau pun sifatnya tapi apabila kedua golongan ini dapat bersatu alkan mengahsilkan senyawa yang unik dan luar biasa.


referensi : http://robbaniryo.com/ilmu-kimia/golongan-1a-dan-7a/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar